Monday, 23 July 2018

Analisa Usahatani Lettuce/Selada

Oleh : Djadmiko Pambudi

Lay out kebun 500 m2 dengan menggunakan gully Isano kotaknya


Penasaran! 🤔

Karena penasaran dengan usahatani selada terutama yg dijalankan oleh Pak Harry Pedro (sekalian ijin pinjam fotonya 😁) ... Akhirnya saya coba analisa lagi usahatani nya dengan input dan asumsi yg sesederhana mungkin.

Asumsi:
• Lahan sewa 500m2 (5 jt/tahun)
• GH 500m2 bahan dari bambu, penyusutan 3 tahun
• Gully kotak Isano 24 meja produksi, 1 meja semai (penyusutan 4 tahun menurut info langsung dari Om Asep Al Amsori)
• Sistem NFT, benih RZ
• Tenaga kerja 2 orang @1.500.000
• Fixed cost, variable cost dan penyusutan dihitung secara proporsional
• Umur panen 40 HSS
• Nutrisi premium lettuce
• Rata-rata berat panen 130 gram/tanaman

Hasil perhitungan:
~ Jika rata-rata produksi @130 gram/tanaman
• Harga Pokok Produksi (HPP) = Rp 2.561/tanaman atau Rp 19.703/kg
• Harga jual jika keuntungan 25% = 24.629/kg
• Titik impas produksi = 11.513 tanaman atau 1.6x produksi
• Titik impas penjualan Rp 36.860.915

~ Jika rata-rata produksi @150 gram/tanaman:
• Harga Pokok Produksi (HPP) = Rp 2.561/tanaman atau Rp 17.076/kg
• Harga jual jika keuntungan 25% = 21.345/kg

👉 Apabila hasil rata-rata @150 gram/tanaman tetapi harga jual sama dengan @130 gram/tanaman yaitu 24.629/kg, maka keuntungannya bisa mencapai hampir 44% dari nilai HPP nya

Catatan:
Hasil akan berbeda jika asumsinya berubah/berbeda ...

*Mari kita berdiskusi sambil Ngopi ... 🙂

No comments:

Post a comment