Wednesday, 7 May 2014

CATATAN KECIL HARI INI : Suhu di zona perakaran sebaiknya rendah!



Oleh : Yos Sutiyoso

Molekul oksigen O2 tidaklah berdiam saja di dalam air, melainkan bergerak terus menerus kesegala arah. Pada suhu yang lebih tinggi, gerakannya lebih gesit lagi, hingga keluar dari lingkungan air dan bersatu dengan oksigen lainnya di udara, yang diketahui konsentrasinya sekitar 20,9 %. Maka kadar oksigen-terlarut dalam air akan turun dengan keluarnya oksigen dari lingkungan air. Sebaliknya, bila suhu rendah, maka oksigen-terlarut kadarnya tinggi, dan bila masuk ke lingkungan akar, oksigen yang banyak itu akan meningkatkan proses respirasi, yang menghasilkan energi, yang bisa digunakan untuk proses hidup tanaman, a.l. menyerap air dan nutrisi dari media tanam. 

Dengan banyaknya penyerapan air dan nutrisi, maka pertumbuhan akan maju pesat dan produksi naik. Jadi dengan menjaga suhu di zona perakaran tetap rendah, dan mencegahnya meningkat, maka pertanaman kita akan tumbuh dengan sangat baik. 

Cara pelaksanaannya : Kalau pada NFT kita tanam lettuce pada talang, dengan jarak lubang tanam 20 cm, padahal ukuran lettucenya kecil, maka pada saat lettuce dewasa, talang sebagian masih terlihat tersinar matahari, dan pastinya suhu talang meningkat, yang akan meningkatkan pula suhu larutan pupuk yang mengalir lambat di dalam talang,(terutama yang tangens-nya angkanya kecil, dan ditanam di udara terbuka, tanpa naungan), dan akan turun kadar oksigen- terlarut , dan anjloknya produksi. Ditambah, larutan itu berasal dari kontainer yang dipasang di atas toren  (bahasa Belanda = menara) yang tersinar matahari sepanjang hari, sehingga airnya panas, dan oksigen-terlarutnya menurun. Produksi dobel anjlok! Solusi : Jarak tanam diperkecil, hingga talang tertutup tajuk tanaman terhadap penyinaran matahari. Pakailah EC yang tinggi, misalnya EC 2,5 mS/cm, dan volume/flowrate yang besar, supaya tanaman tumbuhnya cepat, dan tajuk tanaman cepat rimbun menutupi talang. Talang berwarna putih merupakan preferensi atas talang berwarna kelabu, karena merefleksi cahaya.

No comments:

Post a comment