Monday, 5 October 2015

Catatan Penting Hidroponik 101 : BUDIDAYA HIDROPONIK YANG BEBAS DARI GANGGUAN GULMA.

Oleh : Yos Sutiyoso


Budidaya hidroponik NFT (nutrient film technic) yang memakai talang hujan sebagai gully, bertanam sayuran dalam media larutan nutrisi yang mengalir, pada ketinggian yang berkisar antara 30 - 80 cm dari permukaan lantai, biasanya bebas dari gulma. Hal ini disebabkan bahwa gulma tidak ada tempat berpijak dan memperbanyak diri pada talang hujan yang terbuat dari PPCatau sejenisnya. Apalagi bila system NFT itu berada dalam greenhouse yang beratapkan helaian plastik UV, dan sekelilingnya dibungkus dengan kasa, yang tidak bisa dilalui oleh burung dsbnya, yang mungkin membawa potongan tumbuhan yang mengandung benih gulma. Gulma itu mengganggu sekali proses produksi, karena persaingannya memperebutkan nutrisi dari media tanam, dan sering merekalah yang menang, dan kita hanya memanen sisa yang dirampas oleh gulma. Pun mungkin terjadi perebutan oksigen/udara karena hidup berdesakan dengan gulma. Pun keadaan diperparah oleh perebutan "lebensraum", bahasa Jerman mengenai Lingkungan Hidup. Dengan tidak adanya saingan gulma, tajuk tanaman tumbuh leluasa ke segala arah, menjadi suatu kesatuan yang bulat, bersentuhan dengan tanaman tetangganya, saling mengisi semua kekosongan. Gulma sering menjadi inang tambahan bagi beberapa hama, contohnya "leafminer", pengorok daun Lyriomyza, dari menyerang gulma beralih menyerang tanaman pokok, sehingga bisa menyebabkan gagal panen. Bila kita panen tanaman pokok, dan gulma terikut dalam kemasan, akan merusak penampilan sayuran segar kita di mata konsumen, dan ini harus dihindari, karena dapat merusak citra merk dagang.

No comments:

Post a comment