Monday, 5 October 2015

Catatan Penting Hidroponik 38 : PERAN UNSUR P DAN K DALAM MEMANISKAN MELON.

Oleh : Yos Sutiyoso

(Sambungan dari YS CPH No 32 - 37, usaha memaniskan melon.)
Kegiatan telah difokuskan membahas cahaya matahari dan kualitasnya. Dari fihak dalam tanaman, kita telah pula mengerti bahwa terjadi proses foto-sintesa, terbentuknya glukosa, karbohidrat yang "simple sugars". Karbohidrat yang terjadi cukuplah untuk membuat dinding sel-sel, dan untuk pernafasan.
Kalau di media tanam kita beri hara P, maka terjadilah proses foto-sintesa yang sama, tetapi menghasilkan karbohidrat yang besar isi tenaganya, bernama ATP (adenosine tri phosphat), yang menghasilkan poly sakarida, a.l. berbentuk fruktosa, gula buah, yang menyebabkan buah melon manis. Semakin tinggi pemberian hara P, semakin manis buah melon, dan dengan mudah bisa mencapai angka Brix 15.
Dengan semakin banyaknya terjadi karbohidrat, diperlukan semakin banyak unsur K, untuk mengatur proses-fotosintesa, distribusi asimilat, transportasi ke bagian tanaman yang membutuhkannya, dan menum puk-nya ditempat yang cocok untuk membanguan badan tanaman. K bukanlah bahan bangunan, tetapi "tukang ngatur segalanya", dibutuhkan dalam jumlah sangat banyak, malah melebihi alokasi hara N, yang biasanya kita anggap paling banyak dibutuhkan.
Singkatnya : Bila ingin buah melon manis, pakailah P & K dalam dosis tinggi. Dengan mudah dapat dicapai dengan menggunakan MKP, mono-kalium phosphat, KH2PO4, dengan kadar K 28 % dan P 23 %. Agak mahal sedikit memang, tetapi ampuh dalam memaniskan buah melon!

No comments:

Post a comment