Monday, 5 October 2015

Catatan Penting Hidroponik 77 : SAYURAN PENAMPILANNYA BESAR MENARIK, TETAPI TIADA RASA KETIKA DIKONSUMSI.

Oleh : Yos Sutiyoso

Sayuran penampilanmya besar, gagah, dan menarik, membangkitkan selera pada pembe- lanja untuk membelinya. Setelah dihidangkan di meja makan, barulah ketahuan bahwa rasanya jauh dibawah kesan penampilannya. Mengapa sayuran itu bisa begitu hambar?
Jawabannya adalah : Disadari bahwa untuk mencapai bobot panen yang tinggi, diperlukan dipacunya pertumbuhan vegetatif, dengan meningkatkan asupan nitrogen. Yang murah adalah yang dalam bentuk amonium. Maka ditingkatkanlah asupan Amonium sulfat, (NH4)2SO4, yang menghasilkan N-amonium sebesar 21 %. Atau digunakan Urea, CO(NH2)2, dengan N-NH4+ sebesar 46.6 %.
Amonium adalah kation yang ringan. NH4+, yang berat kationnya 18 ( dengan berat atom N = 14, dan berat atom H = 1) adalah seringan air, H2O, yang juga 18 berat molekulnya.
Karena ringannya, maka dengan rakus akan diserap sebanyak mungkin masuk melalui akar, diangkut melalui xylem apikalis, mengarah ke atas, dan memasuki sel dari jaringan di semua organ tumbuhan. Disadari bahwa setiap ion, kation “as well as” anion, selalu di-mantel-i air, maka dengan banyaknya air yang masuk dan terkumpulnya di kantung-kantung vakuola, maka terbentuklah sel-selraksasa, yang menyebabkan panampilan tanaman besar dan gagah, ..... besar, tetapi sel hanya berisi air dan amonium tok, konsistensi sel encer, dan jangan mengeluh bila sayurannya hambar rasanya.
Solusinya adalah : Kurangi asupan amonium. Bila tanaman masih memerlukan N untuk pembesaran badannya, gunakan N-nitrat, yang walaupun ukurannya hanya kecil, tetapi kekompakannya baik, dapat menjamin rasa sayuran, yang rangsangannya didapat melalui syaraf-syaraf di ujung lidah! Sebagai sumber N-nitrat, gunakanlah kalium nitrat, KNO3, dengan bonus hara kalium, K, yang dapat meningkatkan rasa. Atau gunakan magnesium nitrat, Mg(NO3)2, dengan bonus hara magnesium, Mg, yang akan memacu pembentukan klorofil(chloros = hijau; phyllos = helai daun), yang berarti dalam proses foto-sintesa asimilasi karbohidrat. Atau gunakan kalsium nitrat, 5Ca(NO3)2.NH4NO3.10H2O, dengan bonus hara kalsium, Ca, yang memperkuat dinding sel dan meningkatkan ketahanan terhadap serangan penyakit cendawan. Disamping itu, unsur Ca dapat mempengaruhi titik tumbuh meristem di ujung akar, tepat di bawah udung akar, dengan meningkatkan jumlah, panjang, dan bercabangnya perakaran.

No comments:

Post a comment